Selasa, 25 Januari 2011

Desa Budaya Pampang












Desa Budaya Pampang merupakan salah satu tempat wisata tradisional yang ada di Samarinda. Merupakan suatu perkampungan yang tak jauh beda dengan perkampungan yang lainnya, hanya saja perkampungan ini telah dijadikan tempat wisata tradisional karena perkampungan ini masih banyak memiliki kehidupan tradisional Suku Dayak khususnya di Kalimantan Timur. Setiap hari minggu tempat wisata ini ramai di kunjungi wisatawan, tak hanya dari penduduk lokal samarinda saja tetapi wisatawan mancanegarapun datang berkunjung ke tempat ini. Setiap hari minggu juga diadakan pertunjukkan tarian tradisional Suku Dayak seperti Tari Enggang, Tari Perang, Tari Hudoq dan sebagainya. Pertunjukkan tarian ini berlangsung dari pukul 14.00 waktu setempat ^^. Di sini juga terdapat kios-kios yg menjual souvenir khas KalTim seperti accesories dari manik-manik tas manik dan sebagainya yang diolah dari bahan manik-manik, harganya juga cukup terjangkau. Masuk ke tempat wisata ini tak perlu mengeluarkan biaya cukup salam aja sudah cukup, kecuali untuk menonton pertunjuukkan tarian maka kita perlu mengeluarkan biaya yang katanya sejumlah 5 rb rupiah. Kita juga bisa berfoto dengan penari-penarinya dengan biaya Rp 20.000/org untuk penari yg dewasa. Kemarin sempat foto rame-rame sama anak-anak di sana (doc.) karena baru pertama kali ke sana kami tidak tau soal biaya itu, dengan santainya ku panggil semua anak-anak yang ada, setelah selesai berfoto barulah dipasang tulisan yang isinya harga untuk setiap photo per anak o.O !!! doenk !!! itung aja ada berapa anak disitu dikali 20 ribu, bangkrut kita T.T". dan akhirnya kami sokongan dech buat bayar mereka. Cuma terkumpul 60 ribu aja lagi, yah pasrah aja "de' cuma ada segini aja, ga apa yah >.<" n adenya cuma ketawa-ketawa aja hiks hiks hiks :'(. Tapi pengalaman seru bisa kesana, selain bisa refresing juga bisa nambah pengetahuan dan pengalaman. ya kan ya kan. hehehe. keep spirit *^^*.

Rabu, 22 September 2010

Mall Of Samarinda


Tampak depan dari Mall Of Samarinda, mall ini merupakan tugas STUPA 3 yaitu pusat perbelanjaan. Mall ini terdiri dari tiga lantai, yang bertempat di pinggir sungai mahakam.

Detail arsitektur dari MOS, gambar atas adalah tempat parkir kendaraan, di sebelah kanan untuk kendaraan roda 4 dan sebelah kirinya  kendaraan roda 2. Gambar yg di tengah merupakan gambar jalur pejalan kaki, di tandai dengan rambu", dan adanya pergola. Sedangkan gambar yg paling bawah merupakan detail dari pagar dengan ukiran dayak kalimantan timur yg mencerminkan ke khasan kalimantan, karena mall ini berkonsep tradisional minimalis.
 Exterior Mall of Samarinda, terdapat parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Dan ada pula jalur khusus untuk kendaraan barang yg langsung menuju ke loading dock. Terdapat pula pos keamanan dan loket karcis parkir. ME dan SE terbuat terpisah agar tidak menganggu dan dapat mengurangi kemacetan.
Ini merupakan sebagian dari interior MOS, ruang makan, tempat pameran, dan tempat penjualan. Bangunan ini tidak memakai dinding masiv karena disesuaikan dengan keperluan dan kebutuhan penyewanya, sehingga tiap tempat hanya dipisah dengan dinding partisi saja.
Potongan arsitektur Mall Of Samarinda.
Sekian bagian pusat perbelanjaan kali ini. STUPA 3 PUSAT PERBELANJAAN. *^^*

Rabu, 18 Agustus 2010

ai's pujasera final



Ini adalah kios” ntuk tempat berjualan,… terdiri dari 5 kios tiap lantainya. Kios di desain sama hanya ditandai oleh nomor kios yg dibuat menyala serta lampu pada minibarnya didesain berwarna-warni agar terlihat ramai dan menarik.

Pintu masuk utama didesain terbuka agar terlihat lebih lapang dengan tulisan”welcome” nya, yg dengan hangat selalu menyambut kedatangan pengunjung. Pencahayaan dengan lampu” kecil yg banyak memberikan kesan tenang dan romantis.



Ruang makan pada lantai atas dibuat terbuka, meja” yang ditutupi dengan payung taman, serta hiasan lampu yang ditempel pada lantai dari papan kayu semakin mempermanis suasana.

Main entrance dari jalan utama dan parkiran untuk kendaraan roda 4, sepanjang jalan masuk terdapat lampu jalan yang selain sebagai penerang jalan juga berfungsi sebagai penunjuk jalan, maunya di tambah dengan pohon” diantara lampu, tapi karna tempat dan jaraknya yg ndk memadai, akkhirnya pohon” ditiadakan.



Detail landscape, jalan dari pujasera menuju gazebo, dengan kolam kecil sebagai pemanis halaman serta adanya tempat duduk dibawah pohon yg nyaman dimanfaatkan saat hari sedang panas.

Tampak depan pujasera, pada sisi kanan terdapat toilet dan mushalla, sedangkan pada sisi kirinya adalah jalan masuknya.






Gazebo. Didirikan di atas sungai mahakam, ada 5 gazebo disini, tiap gazebo dilengkapi dengan meja dan sofa, serta dipermanis dengan adanya tirai yang transparan.

Akhirnya selesai jga tugas DBBSR ini dngan cukup baik. Smoga bisa lebih baik lagi ntuk sterusx. *^^*